Kegiatan Deputi 4


Beranda | | Halaman Berita

Dokumentasi

Bandar Udara VVIP: Gerbang Utama menuju IKN

Tanggal: 2023-08-04

Bandar Udara VVIP: Gerbang Utama menuju IKN

Pemerintah terus melakukan pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN). Salah satu yang sedang berlangsung adalah pembangunan Bandar Udara VVIP IKN. Bandar Udara ini memiliki lokasi yang cukup strategis di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Proyek ini direncanakan memiliki luas 2.600 hektar dengan didukung oleh infrastruktur jalan tol yang akan menjadi bagian dari Jalan Bebas Hambatan IKN seksi 5B, yang melibatkan Jembatan Pulau Balang - Sp. Riko dengan panjang mencapai 11,7 kilometer yang ditargetkan selesai pada Oktober 2023. Proyek IKN meliputi pekerjaan Penyampaian usulan pemanfaatan lahan jalan akses menuju Bandara VVIP IKN dari Dirjen Bina Marga kepada Kepala Bank Tanah, penyiapan Fasilitas Sisi Udara Bandara VVIP IKN, penyiapan Akses dari Tol menuju Bandara, Penunjukan Langsung Paket DED, Koordinasi Sistem Kelistrikan Bandara VVIP IKN dengan PLN, Penanganan Jalan Eksisting terdampak Bandara VVIP IKN. Pada 1 Agustus 2023, Plt. Asisten Deputi Niaga dan Transportasi, Bapak Agus Wibowo, melakukan peninjauan ke lokasi proyek untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target waktu yang ditetapkan. Pembangunan bandar udara oleh Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Perhubungan menjadi penting sebagai gerbang masuk IKN serta mempercepat pencapaian visi Indonesia 2045, mendukung transformasi ekonomi, dan mengubah orientasi pembangunan menjadi lebih Indonesia-Sentris. Selain itu, keberadaan bandar udara akan memberikan dampak yang besar pada konektivitas dan pertumbuhan di wilayah di sekitar IKN. Bandar Udara VVIP ini akan melayani armada dengan jenis narrow body seperti Boeing 737-900ER, sesuai dengan data distribusi pesawat udara pada perhelatan KTT G20 Tahun 2022, dengan fokus pada pelayanan udara yang modern dan efisien. Setelah selesai dibangun, bandar udara akan dioperasikan oleh PT Angkasa Pura I. Dengan infrastruktur yang kuat, termasuk jalan tol dan akses ke Bandar Udara VVIP IKN, Indonesia siap untuk menjadi pusat pemerintahan yang lebih efisien dan berdaya saing untuk meningkatkan konektivitas udara domestik yang sangat vital. Hal ini merupakan langkah penting untuk mencapai Visi Indonesia 2045 menjadi salah satu negara maju sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pembangunan ini menggarisbawahi tekad kuat Indonesia untuk terus maju dan lebih terhubung dengan dunia.