
Dokumentasi
Tanggal: 2023-08-14
Pada hari Jum’at tanggal 21 Juli 2023, Tim dari Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Usaha BUMN, Riset dan Inovasi dari Asisten Deputi Jasa Keuangan dan Industri Informasi. Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Program Peningkatan Skala Usaha (Scale Up) Pasca Holding Danareksa Pada PT Kawasan Industri Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Total luas kawasan seluas 340,41 Ha yang terdiri dari : Lahan PPTI seluas 268,27 Ha, Lahan untuk Gudang & BPSP seluas 8.13 Ha, Lahan Sarana Kawasan seluas 54,73 Ha, Lahan tidak produktif dengan luas 9,28 Ha dan saat ini sisa peserdiaan lahan PPTI sebesar 32,52 Ha yang terdiri dari tanah matang dan tanah belum matang. Adapun Kawasan Industri Makassar (KIMA) memiliki beberapa bisnis utama yang sudah berjalan yaitu penyewaan kavling Industri Siap Bangun, Penyewaan Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) dan Penyewaan Gudang untuk memenuhi kebutuhan bisnis para investor. Adapun bisnis penunjang lainnya, yakni Layanan Depo Petikemas, Penyewaan Alat Berat, Manajemen Logistik dan Pengolahan Limbah B3 (Incenerator). Kawasan ini juga telah menyediakan lahan industri dan fasilitas infrastruktur yang lengkap untuk mendukung kegiatan bisnis para investor di kawasan industri tersebut. Beberapa fasilitas yang disediakan oleh Kawasan Industri Makassar (KIMA) antara lain Infrastruktur Jalan Beton, pengelolaan air limbah, jaringan kabel fiber optik, suplai air PDAM, pemadam kebakaran, listrik, Pass Masuk (E-Gate), dan sitem keamanan CCTV. Kawasan Industri Makassar (KIMA) telah berhasil menarik banyak investasi baik investor dalam negeri maupun luar negeri, yang dapat berkontribusi untuk meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat. Hal ini berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi wilayah dan memberikan peluang bagi pengembangan industri lainnya di sekitarnya. Dengan pencapaian dan potensinya yang semakin meningkat, Kawasan Industri Makassar (KIMA) diharapkan akan terus menjadi model keberhasilan bagi pengembangan industri di Indonesia. Dengan dukungan dan kolaborasi antara pihak terkait, KIMA diharapkan dapat terus berkembang sebagai salah satu pilar utama perekonomian di Sulawesi Selatan dan juga memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan.