Kegiatan Deputi 4


Beranda | | Halaman Berita

Dokumentasi

Deputi III Kemenko Perekonomian Dukung Penyebarluasan Hasil Energy Transitions Working Group G20 melalui Keterlibatan Peran Media Nasional

Tanggal: 2022-11-27

Deputi III Kemenko Perekonomian Dukung Penyebarluasan Hasil Energy Transitions Working Group G20 melalui Keterlibatan Peran Media Nasional

Perhelatan Presidensi G20 Indonesia memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan dan pemulihan ekonomi dunia. Dari sebanyak dua puluh negara anggota G20, satu negara dan satu Kawasan Uni Eropa menyumbang 80 persen PDB dan 75 persen ekspor dunia. Forum G20 juga setara dengan 60 persen populasi dunia. Kesepakatan yang dicapai dari forum G20 memiliki bobot keputusan politik yang kuat dalam melaksanakan rencana aksi bagi penguatan stabilitas ekonomi global. Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 ini mengusung tiga isu strategis, yakni penanganan kesehatan yang inklusif, transformasi berbasis digital, dan transisi menuju energi berkelanjutan. Ketiga isu strategis tersebut dibahas pada berbagai forum diskusi working group (WG) dengan tujuan memperoleh kesepakatan dan inisiatif yang konkret. Dukungan media nasional dalam penyampaian berita penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia memiliki peran yang cukup penting. Sebagai upaya meningkatkan peran dan keterlibatan media nasional, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengadakan Forum Diskusi Hasil Working Groups G20 oleh para chair berbagai WG dengan para Pemimpin Redaksi media nasional pada Selasa (15/11) di Jimbaran, Bali. Forum dibuka dengan penyampaian pengantar diskusi oleh para Pemimpin Redaksi Nasional, Sesmenko Perekonomian, Duta Besar RI untuk Singapura, Deputi/Sahli Kemenko Perekonomian, dan Chair masing-masing WG. Pembahasan dilakukan melalui tiga sesi diskusi, yakni sesi Digital Economy, Energy Transitions, dan Employment WG, sesi Agriculture dan Health WG, dan sesi Trade, Investment, and Industry WG. Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Usaha BUMN, Riset, dan Inovasi, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Montty Girianna, pada kesempatan tersebut menjadi pemandu diskusi pada sesi diskusi Energy Transitions WG. Terdapat tiga prioritas pada Energy Transitions WG, yakni mengamankan aksesibilitas energi, meningkatkan teknologi energi bersih, dan memajukan pendanaan energi. Kesepakatan mengenai transisi energi menjadi penting mengingat 3/4 anggota G20 menempati 20 posisi teratas dalam penggunaan solar power, serta lebih dari 1/2 negara anggota menempati 20 posisi teratas dalam penggunaan hydro power. Hasil yang diperoleh dari working group ini adalah Dokumen Konsensus G20-Bali Compact dan Dokumen Presidensi yang terdiri atas Bali Energy Transitions Roadmap, Stock Take on Access, Technology, and Finance, dan Summary of G20 2022 ETWG Side Events. Di samping itu, G20 melalui Energy Transitions WG berkomitmen menjadi bagian dari solusi kunci mengatasi krisis energi global di tahun krisis, memastikan ketercapaian target Agenda SDGs khususnya SDG7, mengakui pentingnya pengembangan teknologi inovatif dan terjangkau untuk transisi energi, meningkatkan investasi dan mendorong aliran dana ke negara berkembang untuk percepatan transisi energi, serta menekankan pentingnya kerja sama untuk percepatan transisi energi. Hasil keluaran dan kesepakatan dalam Energy Transitions WG diharapkan mampu menjawab tantangan global transisi energi baik pada aspek keekonomian, teknologi, maupun pendanaan. Harapannya dengan pemaparan dan diskusi hasil WG kepada para Pemimpin Redaksi media nasional, informasi mengenai manfaat penyelenggaraan G20 dan kesepakatan yang tercapai dapat disebarluaskan secara utuh dan terpercaya kepada masyarakat luas, baik nasional maupun internasional.