Kegiatan Deputi 4


Beranda | | Halaman Berita

Dokumentasi

Langkah Progresif: Rapat Kerja Deputi Koordinasi Pengembangan Usaha BUMN, Riset dan Inovasi dalam Fokus Meningkatkan Arah Kebijakan Pembangunan Jangka Panjang 2025-2045 dan Menengah 2025-2029

Tanggal: 2023-11-13

Langkah Progresif: Rapat Kerja Deputi Koordinasi Pengembangan Usaha BUMN, Riset dan Inovasi dalam Fokus Meningkatkan Arah Kebijakan Pembangunan Jangka Panjang 2025-2045 dan Menengah 2025-2029

Pada tanggal 13 November 2023, Deputi Koordinasi Bidang Pengembangan Usaha BUMN, Riset, dan Inovasi menggelar Rapat Kerja yang di selenggarakan Hotel The Alana Dalam kepemimpinan Bapak Elen Setiadi, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Usaha BUMN, Riset, dan Inovasi, acara dimulai dengan sambutan yang memberikan arah dan tujuan rapat tersebut. Keseluruhan pegawai dari Kedeputian III turut serta dalam rapat ini, mencerminkan keterlibatan seluruh tim dalam menyongsong arah kebijakan yang akan dijelajahi. Para peserta rapat juga berkesempatan mendengarkan pandangan dari narasumber dari bidang ahli, seperti Deputi Bidang Ekonomi Kementerian Bappenas Ibu amalia adininggar widyasanti, Asisten Deputi Bidang Keuangan Kementerian BUMN Bapak bin nahadi, dan perwakilan Direksi Holding MIND ID Ibu melati sarnita. Kehadiran narasumber ini memberikan dimensi luas terhadap diskusi terhadap kebijakan yang sedang atau akan dijalankan. Rencana utama dari rapat ini adalah untuk mengevaluasi pencapaian kinerja Deputi III Kemenko Perekonomian. Melalui evaluasi ini, diharapkan dapat diidentifikasi keberhasilan dan kendala yang dihadapi selama periode tertentu. Selain itu, rapat juga diarahkan untuk menyusun rencana kerja yang berkaitan langsung dengan kebijakan dan program Kedeputian III, mengikuti arahan Presiden di bawah tanggung jawab Kemenko Perekonomian. Dalam rapat telah dijelaskan bahwa visi Indonesia Emas 2045 sendiri memiliki 5 sasaran, diantaranya: (a) pendapatan per kapita setara negara maju; (ii) kemiskinan menuju 0% dan ketimpangan berkurang; (iii) kepemimpinan dan pengaruh di dunia internasional meningkat; (iv) daya saing sumber daya manusia; dan (v) intensitas emisi gas rumah kaca (GRK) menurun menuju net zero emission. Dan untuk mencapai visi tersebut, Bappenas merumuskan 8 agenda transformasi sebagai kerangka pikir untuk menuju Indonesia Emas 2045, yaitu: (1) Transformasi Indonesia: transformasi sosial, transformasi ekonomi, dan transformasi tata kelola, (2) Landasan transformasi: supremasi hukum, stabilitas, dan kepemimpinan Indonesia dan ketahanan sosial budaya dan ekologi dan (3) Kerangka implementasi transformasi: pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan, sarana dan prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan, dan kesinambungan pembangunan PT INALUM diwakilkan oleh Melati Sarnita Direktur Pengembangan Usaha yang hadir sebagai narasumber menyampaikan bahwa percepatan hilirisasi dalam industrialisasi Sumber Daya Alam di Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan negara, menciptakan lapangan kerja baru meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, dan terdapat iklim investasi yang kondusif. Namun terdapat tantangan dalam hal ketahanan cadangan nasional dan gugatan kebijakan internasional. Merangkum kembali adapun satu fokus utama rapat adalah meninjau kembali sejumlah kebijakan yang masih menjadi arahan langsung dari Presiden. Dengan demikian, Deputi Koordinasi Bidang Pengembangan Usaha BUMN, Riset, dan Inovasi berupaya memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan sesuai dengan visi pembangunan jangka panjang 2025-2045, yang menjadi panduan utama di tingkat pemerintahan. Terakhir, rapat tersebut memperkuat komitmen Kedeputian III dalam mendukung langkah-langkah strategis perekonomian Indonesia. Dengan menghimpun informasi terbaru dan memberikan masukan berharga kepada Menko Perekonomian, diharapkan bahwa kebijakan yang dihasilkan dari rapat ini dapat memberikan kontribusi positif dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan sejalan dengan visi pembangunan jangka panjang negara.