Kegiatan Deputi 4


Beranda | | Halaman Berita

Dokumentasi

Pemerintah Matangkan Percepatan B50 dan Penguatan Koordinasi Data di Sektor ESDM

Tanggal: 2026-04-30

Pemerintah Matangkan Percepatan B50 dan Penguatan Koordinasi Data di Sektor ESDM

Jakarta, 30 April 2026 Sekretariat Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar Rapat Koordinasi Capaian Triwulan I 2026 Sektor ESDM di Jakarta. Rapat ini bertujuan memantau ketercapaian indikator kinerja utama sektor energi dan sumber daya mineral serta menindaklanjuti arahan prioritas Presiden. Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi ESDM, Desi Zulfiani S.H., M.Hum., dan dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian ESDM, serta para Asisten Deputi di lingkungan Deputi ESDM Kemenko Perekonomian. “Forum ini merupakan bagian dari monitoring rutin untuk memastikan target-target strategis nasional, seperti lifting migas, bauran energi terbarukan, konsumsi energi final per kapita, dan hilirisasi mineral, berjalan sesuai rencana dan arahan Presiden. Fokus utama kita hari ini adalah identifikasi capaian pada triwulan I 2026, hambatan, dan langkah percepatan, terutama persiapan implementasi B50,” ujar Desi dalam arahannya. Pemerintah membahas perkembangan kebijakan energi terbarukan, di antaranya kesiapan percepatan mandatori biodiesel 50 persen (B50) dan implementasi bioetanol (E5). Penekanan diberikan pada pentingnya keseimbangan antara percepatan transisi energi, kesiapan pasokan bahan baku yang berkelanjutan, serta pengaturan harga yang menarik bagi pelaku usaha. Proses uji teknis B50 saat ini tengah berjalan di enam sektor strategis, meliputi otomotif, alat berat pertambangan, perkeretaapian, pelayaran, alat pertanian, dan pembangkit listrik. Uji jalan yang dimulai sejak 9 Desember 2025 ini telah menunjukkan hasil positif. Hingga April 2026, kendaraan niaga di atas 3,5 ton telah menyelesaikan target jarak tempuh 40.000 kilometer, sementara kendaraan ringan di bawah 3,5 ton telah mencapai 40.000 kilometer dari target 50.000 kilometer yang ditargetkan selesai pada Mei 2026. Adapun realisasi penyaluran biodiesel pada Triwulan I 2026 tercatat sebesar 3,77 juta kiloliter atau sekitar 26 persen dari target tahunan. Capaian ini menunjukkan kesiapan sektor hulu dalam mendukung percepatan implementasi B50 yang ditargetkan berlaku mulai Juli 2026. Rapat juga menyepakati perlunya memperkuat tata kelola data antara Kemenko Perekonomian dan Kementerian ESDM agar lebih sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan. Langkah ini bertujuan memastikan keakuratan data capaian sektor ESDM yang digunakan dalam penyusunan laporan capaian kinerja di sektor ESDM oleh Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral. Hasil rapat akan menjadi bahan laporan capaian kinerja Deputi Bidang Koordinasi ESDM pada Triwulan I 2026. Pemerintah memastikan bahwa seluruh program strategis di sektor ESDM akan terus dimonitor secara berkala guna memastikan tidak ada hambatan berarti untuk menjaga ketahanan energi serta mendorong transisi energi nasional yang berkelanjutan. Sumber: Sekretariat Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.